English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Tahap hafalan (Tahfidz)

Setelah berta’aruf baru melakukan proses menghafal. Tahapan diatas tadi cukup difahami saja dan dijadikan pengingat apabila sewaktu-waktu kita merasa kesulitan. Didalam pelaksanaan ya’ni teori menghafal sebenarnya ini sangat bergantung pada kondisi /dzuruf si penghafal. Akan tetapi agar mendapat gambaran bagaimana cara menghafal yang baik, maka perlu mengetahui metode tahapan ini.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Tahapan Menghafal Al Qur'an

Pertama: Tahap pra hafalan (ta’aruf).
Kedua: Tahap hafalan (tahfidz).
Ketiga: Tahap menjaga hafalan (muroja’ah).


     TAHAP PRA HAFALAN.
Hal pertama dalam tahap pra hafalan ini ada baiknya jika mengenal shifat-shifatnya dulu dengan Al-Qur’an yang akan kita hafal ini, yaitu antara lain mudah dihafal. Alloh Swt, sendiri berfirman dan diulang-ulang dalam suroh Al-Qomar:
" وَلَقَدْيَسَّرْنَاالْقُرْآنَ لِلذِّكْرِفَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ"
Artinya: Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Langkah-langkah Menghafal Al Qur'an

Berikut ini adalah salah satu dari beberapa cara menghafalkan Al-Qur’an. Tapi yang perlu diperhatikan sebelumnya bahwa obat terbesar dalam menghafal dan memahami Al-Qur’an adalah taqwa kepada Alloh SWT.

‘Imam Syafi’i berkata: “Bertaqwalah kepada Alloh, niscaya Dia mengajarimu”. “Aku mengadukan perihal keburukan hafalanku kepada guruku, yang bernama ‘Imam Waqi’, lalu guruku berwasiat agar aku menjauhi ma’siat dan dosa. Guruku kemudian berkata: “Muridku ketahuilah bahwa’ilmu adalah cahaya dan cahaya Alloh tidak akan diberikan kepada orang-orang yang ma’siat”.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS